Berfikir Visioner, dan siap menghadapi perubahan

Sekiranya salah seorang kamu mengambil tali, lalu membawa seikat kayu bakar diatas punggungya lalu menjualnya, hal itu lebih baik baginya daripada meminta-minta kepada orang, yang kadang ia diberi ataupun ditolak       (HR. Bukhari)

Kedewasaan seorang Entrepreneur amat ditentukan oleh seberapa tegar ia menghadapi tantangan-tantangan yang datang. ia tak mudah berputus asa meski jatuh berkali-kali. ketika jatuh, ia segera berdiri dan melihat masalah yang dihadapi. ketika jatuh, ia segera berdiri dan melihat masalah yang dihadapi nya sebagai jalan menuju kesuksesan yang berikutnya.

Menurut Dr. Rhenald Kasali, ada 5 prinsip penting yang harus dipegang agar seorang Entrepreneur bisa sukses berwirausaha

  • Pertama, Reputasi, senantiasa menjaga reputasi atau nama baik. hal ini penting, sebab tanpa nama baik tidak mungkin kita mendapatkan kepercayaan orang. tidak ada kepercayaan, tidak ada bisnis.
  • Kedua,Tumbuh dari bawah. sukses tidak mungkin bisa dicapai dalam semalam. sukses senantiasa dimulai dengan langkah kecil bahkan dari nol. Tentu titik nol bagi setiap orang tidaklah sama. sebagai contoh, jika kita pernah kuliah atau berkerja, maka setidaknya kita sudah punya jaringan dan pengetahuan dasar atau paling tidak cara berfikir yang lebih maju dibandingkan mereka yang belum pernah kuliah atau berkerja.
  • Ketiga, Konsentrasi. jika kita telah memutuskan untuk masuk ke bidang tertentu, maka kita harus fokus dan berkonsentrasi. jangan satu belum beres sudah masuk ke bidang yang lain. konsentrasi juga menuntut ketekunan kita. Percayalah di duania ini tidak ada yang bisa mengalahkan ketekunan. jangan mudah putus asa!
  • Keempat, anti kerumunan. tidak terjun ke bidang yang banyak dimasuki orang kecuali mampu memberikan nilai lebih yang membedakan kita dengan pemain sebelumnya.
  • kelima, Modal hanya pelengkap

*****

Dalam budaya masyarakat arab, ada dua bentuk perjalanan yang dikenal, yang juga direkan dalam QS. Al-Quraisy, yaitu rihlah as-syita’ (perjalanan di musim dingin) dan rihlah al-shaif (perjalanan di musim panas). di musim dingin arah perjalanan ke Yaman dan dimusim panas arah perjalanan ke Syam (Syiria). betapa aktif dan kreatif nya mereka berusaha.

bukan hanya itu, mereka juga dapat membaca situasi dan kondisi yang memungkinkan untuk berdagang. misalnya, di saat makkah sedang musim panas, mereka pergi ke yaman yang sedang musim dingin, sambil membeli barang dagangan yang laku dijual pada musim panas. selanjutnya mereka membawa ke syiria yang sudah tentu harga jualnya lebih tinggi. begitupun sebaliknya.

Oleh karena itu, kedua jalur perdagangan tersebut sebagai sumber rezeki bangsa arab. itulah dua bentuk perjalanan dagang yang mendatanagkan keuntungan kepada mereka. sehingga kedua nya menjadi suatu tradisi yang melekat dalam budaya masyarakat arab. realitas seperti inilah yang juga dilakukan Nabi Muhammad SAW.

Barang siapa yang bertaqwa pada Allahniscaya dia akan mengadakan baginya jalan keluar. dan memberinya rezeki dari arah yang tak disangka-sangka (QS 65:2-3)

dikutip dari: Rahasia bisnis Rasulullah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s